Presscon dan Launching team AXCR Indonesia

Jakarta, 07 Agustus 2018, Indonesia ikut serta kembali dalam  Asian Cross Country Rally 2018.  Event yang ke 23 ini akan dimulai dari Pattaya / Thailand pada hari Minggu 12 Agustus 2018  dan finish tanggal 18 Agustus 2017 Phnom Penh Kamboja.

Kali ini Indonesia menerjunkan team yang lebih besar. Setelah ikut secara terus menerus Asia Cross Country Rally mulai dari tahun 2015, dan tahun lalu Indonesia diwakili oleh Rudy Poa dan Kadex Ramayadi . Maka tahun ini, Indonesia diwakili oleh 2 pembalap motor dan 1 team mobil.  Pembalap Motor yang akan turun di woman class adalah Irma  Ferdiana dan  Ayu Windari  asal jember akan turun dalam kelas motor, sedangkan kelas roda 4 diwakili oleh Memen Harianto (Linggau)  didampingi  Rimhalsyah dan Francis Natasha (Lody) sebagai Co Driver.

Pembalap motor Tim yang didukung oleh JNE dan Furukawa BATTERY ini akan mengikuti ajang reli ini dengan persiapan matang. Setelah mengikuti dan tempaan di Bali oleh Kadex Ramayadi untuk berlatih navigasi, kedua pembalap motor ini juga mengisi harinya dengan latihan fisik. Ayu dan Irma ini sudah malang melintang di dunia enduro dan ikut berpartisipasi di IOX Offroad. 

Berbicara tentang peruntungan, maka tahun 2017,  Team Indonesia dengan bangga mampu bersaing dengan pembalap pembalap kenamaan dari seantero dunia. Tahun lalu Kadex Ramayadi telah menorehkan prestasi yang luar biasa dengan menduduki podium 5 dan beberapa kali menjuarai Special Stage bahkan Team memperoleh peringkat 2 . Sementara, Rudy Poa menempati posisi ke 9. Untuk roda 4 tahun 2017 Indonesia memperoleh special award. Kendaraan dari Thailand yang digunakan oleh tim Indonesia tidak terlalu siap. Sehingga tidak mampu maksimal bersaing. Namun,  kerusakan kendaraan yang mendera tim mobil tahun lalu, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap menyelesaikan seluruh special stage (SS) dan mampu mencapai garis finish.

 Untuk motor, Indonesia diharapkan mampu meraih prestasi yang baik bersaing dengan rider wanita dari negara tetangga. Irma Ferdiana dibekali sepeda motor KTM 250 EXC. Sementara Ayu Windari mengendarai Husaberg FE250 tahun 2013. Sepeda motor dipergunakan dipersiapkan oleh bengkel KIM (Karya Indah Motor) dibilangan, Senen Jakarta Pusat. Rudy Poa selaku team manager dan rider kawakan ini turun tangan langsung dalam mempersiapkan sepeda motor yang akan dipergunakan.  

Sedangkan pembalap mobil,  Indonesia di piloti offroader kawakan asal Lubuk Linggau Sumatera Selatan,  Memen  Harianto (Linggau)  yang bermitra dengan  Rimhalsyah sebagai Co Driver dan Lody Francis Natasha. Dengan 2 orang co driver diharapkan dapat maksimal dalam membaca road book/tulip dan navigasi. Sulitnya litasan dan arah jalan merupakan tantangan yang tidak mudah untuk ditaklukkan. Rute sepanjang 2.400 km dilalui tidak dilakukan survey dihari sebelumnya. Persis seperti rally Dakar.

Kendaraan yang mereka gunakan adalah Jeep Cherokee XJ Sport berkapasitas 4.000cc bertransmisi manual. Jeep yang mereka pergunakan telah melewati ubahan baik pada sektor mesin, suspensi, maupun body.

Kendaraan dipersiapkan di MMN Jeep Works Bintaro, Tangerang selatan ini, melibatkan beberapa modifikator kawakan dalam persiapan. DSS Garage dan  Hobbies Fiddoh Workshop yang mengerjakan rollbar,  kaki-kaki dan Suspensi serta Hasto Fiber Glass Specialist yang memangkas  bobot jeep cherokee juga Roma Autosport. Bahkan, Delium Tire membuatkan ban dengan komponen dan  desain khusus yang dipersiapkan untuk lintasan di Thailand dan Kamboja. Castrolpun demikian. Menyediakan oli unggulan untuk track panjang ini.

Walaupun bukan mobil baru yang akan digunakan tapi jeep cherokee ini  direstorasi dan dipersiapkan dengan matang dan seksama. Ubahan yang cukup signifikan dengan peruntukan cross country rally.

Perjuangan kelima anak bangsa ini patut kita support dan kita dukung. Setelah lama kita haus akan prestasi maka kini saatnya kita mendukung mereka untuk menorehkan hasil yang membanggakan. Setidaknya finish dengan hasil yang maksimal.  Doa dari seluruh masyarakat adalah support yang luar biasa untuk duta bangsa ini. Apapun nama timnya tetap saja menjadi wakil Republik Indonesia. Mengibarkan bendera merah putih di Thailand dan Kamboja. Melakukan upacara kemerdekaan 17 agustus dipagi hari sebelum start selalu dilakukan oleh tim Indonesia. Sebuah moment yang membanggakan sekaligus mengharukan atas nasionalisme yang tinggi dari  duta bangsa.

             Team Indonesia mendapat dukungan dari IMI berupa kemudahan FIA dan FIM License. demikian pula dukungan dari Indonesia Offroad Federation (IOF) , dukungan kedua Institusi Olah Raga bermotor di Indonesia ini mempermudah team Indonesia berlaga di event ini. “kami sangat bangga Indonesia bisa bertarung di Event Internasional, semoga Team JNE FURUKAWA  BATTERY Indonesia Rally Team bisa membawa harum nama Indonesia” ujar Askar Kartiwa Ketua Umum IOF.  Senada dengan yang disampaikan oleh Sekjen IMI Pusat yang menyatakan “ Kami akan mendukung penuh keikut sertaan Indonesia dalam Event ini dan kami akan membantu proses perijinan yang terkait”

 JNE, perusahaan kurir terbesar di Indonesia dan Furukawa Battery yang merupakan produksen aki berkualitas in merupakan sponsor yang patut kita acungi jempol. Secara konsisten membantu tim Indonesia untuk rutin menjadi peserta AXCR.  FB ini adalah produsen aku yang mensuplai sebagai EOM Part dari Suzuki, Nissan, Hino dan masih banyak merek kendaraan lainnya.

Asian Cross Rally Championship ini  dirancang untuk melalui berbagai medan seperti hutan, rawa-rawa, sungai dan bahkan padang pasir. Dalam beberapa tahun terakhir reli ini boleh dibilang lumayan komplit dalam memberikan berbagai tantangan alam.

Indonesia beberapa kali ikut serta dalam event sejenis,  sebut saja Mas Tinton Suprapto, dan Kasih Hanggoro yang telah mencicipi rally Dakar dengan taruhan nyawa tersebut.  Kasih hanggoro dengan panggilan Aang ini sudah dua kali ikut Dakar rally dan belum pernah mencicipi garis finish. Begitulah Dakar rally yang mempertaruhkan nyawa dan tingkat kesulitan yang luar biasa, namun mempunyai gengsi  yang juga luar biasa. Aang terakhir ikut tahun 2011, setelah itu belum  ada lagi peserta Indonesia yang ikut serta.  Event AXCR di Asia ini diharapkan menjadi batu loncatan pembalap kita untuk mengikuti rally Dakar.

Wijaya Kusuma Subroto selaku Advisor tim ini berharap “semoga tahun berikut akan banyak pembalap kita yang mengikuti jejak tim ini. Sehingga banyak peserta dari Indonesia. Kita tunjukkan bahwa otomotif dinegara kita mampu bersaing dengan negara lain”