Selamat Jalan Pemerhati Otomotif Indonesia

DR Arminsyah SH MSi adalah Dewan Pembina IOF, Dewan Penasehat Team Balap Gazpoll, Dewan Pembina MOMRC (Mercedes One Make Race Club) walaupun pak Armin menggunakan Mecy Kebo tua. 

Berita mengejutkan menghenyak teman teman pecinta otomotif, kecelakaan tunggal terjadi pada hari Sabtu (4/4/2020 jam 14.31 siang. Kecelakaan tersebut ternyata menimpa Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah SH MSi. Beliau menggnakan Nissan Skyline GTR R 35. Banyak yang bertanya apakah itu mobilnya, ternyata mobil Nissan Skyline GTR R35 yang dikendarai Wakil Jaksa Agung Dr. Arminsyah dan mengalami kecelakaan tunggal di Km 13 Tol Jagorawi kemarin punya Tomi Hadi.

Armin meninggal setelah Nissan GTR yang dikendarainya menabrak pembatas media tengah arah Jakarta, melintir putar balik dan terbakar.

“Perlu di pahami bahwa setiap kita menggunakan mobil perlu ada yang namanya pretrip check inspension dengan maksud agar kita memahami detail dan karakter mobil yang akan kita pergunakan. “

Suasana duka mendalam menyelimuti rekan rekan otomotif di Indonesia. Menurut cerita yang beredar, Tomi Hadi dan Sapta Marhaendra berada dibelakang mobil dan mereka menggunakan Mercedes Benz. Sapta berusaha mengeluarkan korban namun tidak berhasil karena api yang berkobar begitu besar.

“Benar , itu Nissan Skyline GTR memang punya Om Tomi Hadi. Beliau izin pinjam untuk mencoba saja. Pagi harinya rekan dekat kumpul di rumah pak Armin karena beliau memperingati anniversary wedding, Pas pula dengan dengan ultah Tomi Hadi,” terang Dedy manager Gazpoll Racing Team. 

Kendati GTR terbakar, kondisi Arminsyah tidak mengalami luka bakar serius. Hanya saja yang membuat susah dilakukan evakuasi, kaki Pak Armin terjepit kabin mobil yang ringsek.

BACA JUGA  Selamat datang di ORD !

Pas kejadian kebetulan, ada mobil tangki air isi ulang yang kemudian diberhentikan Tomi Hadi dan Sapta Marhaendra (yang semobil di Mercy), menyemprotkan air ke mobil yang tengah berkobar api.   

“Jadi terus disiram air biar nggak meledak juga mobilnya. Itu aja kejadian yang saya tahu, tapi memang sudah gak ketolong,” tutur Dedy.

Dikabarkan, Tomi dan Sapta sudah berupaya sangat keras untuk mencoba mengeluarkan Pak Armin dari mobil, namun berpacu dengan kobaran api.

Kegagalan itu membuat Tomi tampak sangat menyesal, terpukul dan ekspresi muka menangis, karena tidak berhasil menyelamatkan sahabatnya.

Satu orang yang bersama Arminsyah di Nissan GTR berhasil selamat bisa dibawa keluar dari mobil dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat (dikutip dari mobilinanews.com).

Banyak yang bertanya mengapa Beliau yang jago balap bisa mengalami kecelakaan begitu hebat.  Banyak asumsi dan prakiraan yang bisa terjadi. Mobil Nissan dengan HP 600 ini bukan main powernya. Anda gas sedikit saja maka ban belakang bisa spin dan arah mobil akan berubah.   Bukan bermaksud menyalahkan siapapun namun memang pengenalan dan penguasaan kendaraan sangat diperlukan sebelum kita memacunya.

Selamat jalan pak Armin kami mendoakan Bapak. Ride in Piece,

PAK Arminsyah bersama teman teman mempersiapkan acara Adhyaksa 4X4 Challenge
PT ORD REKACIPTA DINAMIKA