fbpx

Kecelakaan tol cipali 10 tewas, bagaimana mengantisipasinya

Diketahui, baru saja terjadi kecelakaan maut di Kilometer (Km) 78+500 yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta. Kecelakaan itu terjadi pada Senin (30/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan tronton dan satu kendaraan minibus atau elf serta menewaskan 10 orang. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipali Sepanjang Tahun 2020, Terjadi Dini Hari hingga 10 Korban Tewas,

Terjadi dini hari

Kecelakaan yang antara sebuah mobil travel dengan truk yang terjadi di Km78 ruas Tol Cipali (dari arah Cikopo ke Palimanan), Kabupaten Purwakarta, Senin (30/11/2020) menewaskan 10 orang dan melukai dua lainnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, tujuh dari 10 korban tewas telah berhasil diidentifikasi, berikut nama-nama korban tersebut:

– Afrizal (54 tahun) warga Jorong, Kuto Tuo Desa Salimpaung, Sumatera Barat

– Sidirjo (47) warga Desa Sukorejo RT 13/7 Kec Kesesi Kabupaten Pekalongan, Jateng

– Kuswoyo , (38) warga Desa Petanjungan, RT 004/003 Desa/Kecamatan Petarukan, Jateng

– Rasbo Wibowo (65) warga Dusun Semanggu RT 03/01 Desa Sidomulyo Kecatan Keses, Pekalongan, Jateng

– Ani Wina (4) dan Iwan (40); warga Kesesi Pekalongan, Jateng, serta

– Saefudin Juhri (41) warga Desa Sidomulto Keses, Pekalongan.

Sementara, empat korban meninggal dunia lainnya belum berhasil diidentifikasi.

Menurut laporan polisi, kendaraan travel bernomor polisi G 1261 D itu membawa 12 penumpang saat mengalami kecelakaan. Delapan korban tewas seketika saat kecelakaan terjadi, sementara dua lainnya meninggal saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Thamrin.  Purwakarta.  Sungguh tragis 10 Nyawa manusia hilang begitu saja karena kecelakaan ini. 

Takdir memang tidak bisa dirubah tetapi nasib anda anda yang merubahnya. Masa depan anda maka anda sendiri yang menentukannya. Dalam hal ini kami berpandangan ada beberapa hal yang kurang menjadi perhatian pengemudi minibus Elf. Dari keterangan kepolisian tampak bahwa tidak ada jejak rem kendaraan di lokasi kejadian. Ini menandakan bahwa pengemudi elf telat mengantisipasi potensi bahaya yang ada didepannya. Dugaan kedua supir elf tersebut mengantuk sehingga tidak sempat menghindar.  Dugaan ketiga adalah kedua truck yang bertabrakan awal mulanya tidak mempunyai pencahayaan yang cukup untuk memberikan informasi kepada kendaraan yang dibelakangnya. Kendaraan elf tidak mempunyai pencahayaan yang cukup untuk melihat jauh kedepan mengantisipasi bahaya yang ada. 

Truk yang ada didepan tidak pula meminggirkan kendaraan saat kendaraannya mogok.

Dari kejadian tersebut, kita perlu mengambul hikmahnya untuk selalu mengutamakan selamat dengan :

  1. siap diri sendiri dengan memperhatikan faktor personal bahwa pengemudi harus selalu fit tidak minum minuman yang mempengaruhi kemampuan mengemudi. Istirahat yang cukup dan berhenti setiap 4 jam sekali untuk melancarkan peredaran darah anda.
  2. Melakukan pretrip check inspection untuk memastikan kendaraan anda siap digunakan, apalagi anda jalan malam. Pastikan penerangan lampu kendaraan anda cukup untuk memandang jauh kedelapan seluas mata anda memandang menyoroti jalan yang akan anda lalui.
  3. Kuasai kendaraan anda, memahami mengemudikannnya, menguasai kontrol panel, mengetahui gejala body roll,  gaya centrifugal dan centripental kendaraan anda karena setiap kendaraan mempunyai center of gravity yang berbeda,
  4. Memahami route yang anda lalui dan pastikan bahwa anda mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang tertera di di jalan tersebut.

Niscaya dengan menerapkan hal tersebut diatas anda dapat terhindar dari kecelakaan fatal.

Safety no Compromise !

 

Sumber Foto : Detik
Please follow and like us:
X