NEED HELP?   CONTACT US!   +62-21-835-3685
Share this...
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tips Keselamatan Sepeda Motor yang Harus Diketahui Semua Pengendara

Menurut National Motorcycle Institute, mengendarai sepeda motor 27 kali lebih berisiko daripada mengendarai mobil. Sepeda motor jauh lebih kecil daripada kendaraan lain, itulah mengapa sangat penting bahwa setiap orang di jalan mengambil beberapa tindakan pencegahan untuk berbagi jalan dengan aman dengan pengguna jalan lainnya. 

Apakah Anda ingin mengurangi risiko yang datang dengan jalan umum ? !

Naik motor itu lebih mendebarkan dan lebih berbahaya, oleh karena itu Anda harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan Anda dan belajar untuk mengantisipasi kesalahan apa pun yang mungkin dilakukan orang lain di jalan. Anda dapat menikmati kebebasan berkendara lebih baik ketimbang mobil, anda lebih bebas dan cepat.  Sayangnya, sepeda juga merupakan salah satu kendaraan paling berbahaya dan mempunyai resiko besar di jalan raya.

Oleh karena itu tips keamanan berkendara dibawah ini wajib anda ketahui sebelum anda naik motor.

1. Naik motorlah sesuai kemampuan kamu sesuaikan dengan motor yang anda kuasai.

Dengan keterampilan yang cukup, banyak orang terlihat mudah menggunakan sepeda motor. Meskipun mungkin terlihat mudah,
pengendara memerlukan banyak latihan sebelum mereka dapat mengendara dengan aman dan menguasai motor melalui route yang menantang dengan aman.

Banyak orang langsung mengendarai motor besar, karena banyak duit dan ingin bergaya. Dia tidak tahu bahwa motor besar pasti lebih besar pula CC dan tenaganya dan pasti lebih sulit mengendalikannya. Oleh karena itu mulailah dari CC yang kecil dan meningkat ke CC besar.

 

2. Ikuti Kursus Safety Riding

Banyak orang menganggap enteng masalah safety riding ini dan hal ini adalah fatal. Waktu tidak bisa diputar mundur dan diulang kembali, Sekali celaka maka anda menyesal seumur hidup.

Sebagian besar negara barat membutuhkan tes keterampilan sebelum mendapatkan lisensi sepeda, dan beberapa juga memerlukan kursus keselamatan sepeda motor . Bahkan jika negara Anda tidak mengharuskan Anda untuk mengambil kelas keselamatan sepeda motor, Anda harus benar-benar mempertimbangkannya.Kursus ini akan mengajarkan Anda tentang undang-undang lalu lintas yang berlaku untuk sepeda di negara Anda, bagaimana bereaksi terhadap situasi darurat dengan motor dan akan memberi Anda kesempatan untuk mencoba pengalaman baru Anda dalam lingkungan yang terbatas.

3. Bersiap Untuk Berkendara

Memastikan sepeda motor Anda siap untuk dioperasikan sama pentingnya dengan berlatih berkendara yang aman. Jika ada yang salah dalam menangani sepeda motor Anda, maka perjalanan anda akan terganggu dengan sendirinya. Oleh karena itu pastikan bahwa sepeda motor Anda dalam siap dikendarai dan dalam keadaan baik, periksa hal-hal berikut:

  • Ban: Periksa apakah ada retakan atau tonjolan, atau tanda-tanda aus di tapak (tekanan ban rendah atau cacat apa pun dapat menyebabkan ledakan)
  • Di bawah sepeda motor : Cari tanda-tanda kebocoran minyak atau bensin
  • Lampu depan, lampu belakang, dan sinyal : Uji untuk ketinggian dan rendah (pastikan semua lampu berfungsi)
  • Cairan Hidrolis dan Pendingin : Tingkat harus diperiksa setiap minggu

 

Setelah Anda berada di sepeda motor, selesaikan pemeriksaan berikut:

  • Kopling dan throttle : Pastikan mereka bekerja dengan lancar (throttle harus kembali saat dilepaskan)
  • Cermin/spion : Bersihkan dan sesuaikan semua cermin untuk memastikan tampilan yang paling tajam
  • Rem : Uji rem depan dan belakang (setiap rem harus terasa kokoh dan pegang sepeda motor saat sepenuhnya diterapkan)
  • Guard : Engine Guard, Hand Guard apakah tersedia 

 

 

BACA JUGA  Mengapa Biker Perlu Mengikuti Pelatihan Safety Riding?

5  Batas Kecepatan. 


  • Batas kecepatan ada karena suatu alasan, dan semua jalan dan rute memiliki batasan kecepatan yang berbeda. Pastikan untuk tetap dalam batas itu untuk menghindari bahaya. Gunakan akal sehat saat anda melihat batas kecepatan anda. Jika jalan kosong dan lebar tanpa lalu
    lintas, tidak apa-apa untuk menaikan kecepatan tinggi sesuai batas yang
    ditentukan untuk jalan itu.
  • Suatu kebiasaan rider Indonesia mengabaikan batas kecepatan. Waktu anda riding di luar negeri, hal ini menjadi masalah. Diluar negeri terutama di negara maju seperti eropa barat, Kecepatan dibatasi. Untuk dalam perumahan atau komplex atau desa maka kecepatan yang disarankan adalah 50 kpj. Sedangkan diluar pedesaan maka kecepatan yang disarankan 70 kps. Hati hati di Eropa maka kamera ada dimana mana, sekali anda melanggar maka anda akan dikirimkan surat tilang langsung kerumah anda. 

6. Perhatikan Cuaca.

Bahaya es atau jalan basah akan menimbulkan resiko berlipat ganda saat Anda menggunakan dua roda. Sebelum bergerak atau merencanakan perjalanan pantau cuaca terlebih
dahulu. Jika hujan, salju, atau es di ramalkan, pilih moda transportasi
yang lain. Jika Anda hanya harus naik motor saat hujan, tunggu setelah badai reda. Pantau Accu Wheather dipastikan anda bisa merencanakan perjalanan dengan baik.


7. Pilih Motor Sesuai Postur Tubuh anda dan Kegunaannya


Banyak orang beli motor atau menyewanya karena terpengaruh orang lain. Padahal belum tentu motor yang ditawaran oeh orang lain itu sesuai dengan kemampuan dan keinginan anda. Ada beberapa type motor ada cruiser, adventure, dual purpose, sport dan standar. Nah anda pertimbangkan dulu medan seperti apa yang selalu anda lewati?

Tahapan berikutnya pastikan bahwa tinggi motor anda setidaknya cukup untuk postur tubuh anda. 



Bersambung…

BACA JUGA  Bila musim hujan tiba

Related posts:

24x7 support +62-21-835-3685
Opening Hours Mon - Fri 9 am to 5pm